Terima Kasih Telah Berkunjung Di Dhevir Blogspot

Sabtu, 23 Maret 2013

Cara Membuat Power Supply Switching Dari Bekas Trafo TV

Iklan


Assalamu'alaikum Wr. Wb | Akhirnya setelah saya mencoba dan mengalami beberapa kali kegagalan saya dapat membuat Power Supply Swicthing dari bekas trafo tv dengan hasil yang cukup memuaskan. Awalnya mula saya menginginkan membuat power supply swicthing ini karena harga trafo besi yang cukup mahal. Di kota saya yaitu Sumedang harga trafo 5ampere kecil saja sudah cukup mahal yaitu sekitar 80K Maka dari itu saya membuat power supply dengan harga murah tapi kemampuaannya sama dengan trafo besi biasa bahkan melebihinya dengan biaaya yang lebih murah tentunya :). Teman-teman pasti udah gak sabar buat ngikutin langkah-langkahnya..ok langsung saja ke TKP :)...Oh iya sebagian isi postingan dan gambar saya ambil di Blog Star Service.

Disini saya menggunakan  Swithcing Power Supply Modul atau yang lebih dikenal dengan GACUN untuk men-drive tafo swicthing yang banyak di jual di toko elektronika dengan harga Rp. 16.000 kalau disini..hehe
Kita lanjut saja. Lihat saja Sekemanya dibawah ini. Ada dua macam skema yang pertama tanpa rangkain Optocoupler dan yang kedua memakai rangkaian Optoupler.

Skematik dibawah ini adalah rangakaian Power Supply dengan memanfaatkan Trafo Switching bekas TV namum rangkaian Optocuplernya tidak digunakan, rangkaian ini sudah saya gunakan untuk power supply Power Audio OCL Juga GainClone TDA 7294. Hasilnya sama dengan menggunakan trafo biasa 5A. Jika ingin mendapatkan Arus yang besar tentu mempergunakan Trafo Switcing yang besar dan kawat email yang besar atau terdiri dari kawat email kecil yang di gandeng dilillit bareng. Bagi teman-teman yang ingin mencoba silah kan di ikuti tahap-tahap nya.

Skematik dibawah ini juga rangkaian Power supply dengan memanfaatkan Trafo Switching bekas TV, namun rangkaian ini menggunakan Optocoupler sehingga tegangan lebih mantap dan stabil, tidak mengikuti tegangan input yang naik turun, rankaian ini juga akan protect jika tegangan ouput mengalami short.

Keterangan:
Lilitan Primer adalah 110 lilit dan dibagi jadi dua bagian yaitu:
P1: 55 lilit. Ø kawat email 0.6mm
P2: 55 lilit. Ø kawat email 0.6mm
Lilitan Sekunder
S1: 24 lilit. Ø kawat email 1mm 
S2: 55 lilit. Ø kawat email 0.2mm
Cara membuat lilitan
Yang perlu mendapat perhatian dalam melilit ulang adalah lilitan searah jarum jam dan dililit serapi mungkin dan jangan sampai ada yang short. Cara membuat lilitannya adalah sebagai berikut:

  1. Buka koker ferite nya dan lilitan aslinya
  2. Buat lilitan baru, dimulai dengan lilitan Primer, P1: 55 lilit. Ø kawat email 0.6mm. Solderlah kawat pada tab yang tersedia dan mulailah melilit sampai itungan yang ke 55 kemudian solderlah ujung penghabisan pada tab yang ada. ingat dan tandai ujung awal liltan tadi, karna ujung itulah nanti yang akan disambungkan langsung ke positive 220v - 300v
  3. Dilanjutkan membuat liltan Skunder yang pertama, S1: 24 lilit. Ø kawat email 1mm. Liltan sekunder ini untuk mendapatkan tegangan ganda (24v - CT - 24v). Caranya: solderkan ujung kawat pada tab yang ada kemudian buat lilitan sebanyak 12 lilit kemudian solderlkanlah pada tab yang ada (tab ini adalah untuk CT/Centre Tab). kemudian lanjutkan 12 lilitan lagi. Bisa jugan dengan melilit dua buah kawat bareng 12 lilit kemudian ujung akhir kawat pertama di hubungkan dengan ujung awal kawat kedua pertemuan ini dinamakan CT (centre tab)
  4. Selanjutnya kita buat lilitan skunder yang kedua, S2: 55 lilit. Ø kawat email 0.2mm. Lilitan ini untuk mendapatkan tegangan 110 untuk rangkaian optocoupler jika akan menggunakannya, tapi jika tidak menggunakan rangkaian optocoupler maka lilitan ini ditiadakan saja
  5. Membuat lilitan untuk rangkaian tambahan, misalnya 12v untuk fan, 15-ct-15 untuk tone control, dll. cara melilit sama tapi gunakanlah kawat halus saja karna arus yang dibutuhkan kecil saja, jadi menggunakan kawat 0.2 saja sudah memadai. Jumlah lilitan nya adalah: 12volt liltannya sebanya 6 lilit. dan utuk rangkaian tone control biasanya dilengkapi dengan IC Regulator 7815 dan 7915 maka tegannya kita buat saja 18v-ct-18v. Untuk mendapatkan tegangan 18v-ct-18v langkanya sama dengan langkah no 3 tapi jumlah lilitannya 9 lilit Tab
  6. Setelah dirasa cukup dan selesai membuat lilitan Skunder nya, maka ditutup dengan liltan Primer yang kedua (P2: 55 lilit. Ø kawat email 0.6mm). Caranya: Solderlah ujung kawat yang mau dililit pada tab akhir liltan Primer yang pertama tadi, kemudian buat lilitan dengan rapi sebanyak 55 lilit dan solderlah ujungnya pada tab yan tersedia. tandai dan ingat bahwa ujung ini nantinya  aka disambungkan ke rangkaian Switching Power Supply Modul pada kabel warna merah
  7. Setiap mendapat satu lapis lilitan, jangan lupa di beri isolasi, atau isolasi yang lama bisa di gunakan lagi.
 Selesai juga melilitnya..gampangkan :)

Ini dia penampakan hasil kariya saya sendiri :)
Saya gunaman Power Supply Switching ini pada Power Amplifier GainClone TDA7294 Untuk men-drive speaker canon pro 10''. Hasilnya cukup memuaskan, sama seperti menggunakan trafo besi biasa. Rencananya mau di upgrade lagi, ganti kawat emailnya dengan yang gedean dikit mau coba juga pake  Optocoupler biar lebih mantappp...
Beberapa catatan saya :
. Hati-hati rangkaian ini menggunakan listrik 22volt (nyetrum).
. Ketika melepas ferit jangan sampai patah..untuk cara melepas ferit ada di bawah..
. Ketika melilit, hati-hati jangan sampai tergores dan usahakan rapi.
. Jangan sampai kawat email short di bagian primer ataupun sekunder karena akan menyebabkan Fet pada gacun rusak. untuk cara memperbaiki gacun yang rusak nanti saya posting.
. Gunakan dioda bertegangan tinggi untuk menghindari terjadinya panas berlebih. (biasanya pada rangkaian tv)

Gambar dibawah ini adalah ketika proses pengecekaan dengan power amli TDA.

Kalau gambar dibawah ini penampakan yang sudah saya upgrade :)




Dibawah ini adalah gambar Switching Power Supply Module, atau dikalangan teknisi sering disebut GACUN. yang di perlukan untuk Membuat Switching Power Supply  dari bekas Trafo TV


Gambar dibawah ini adalah koker ferite yang sudah saya dibuka dan lilitan aslinya juga udah di buka

Gambar dibawah ini menunjukkan selesai membuat lilitan Primer pertama (P1: 55 lilit. Ø kawat email 0.6mm)
Selesai dah tinggal pasang kembali Ferite nya...
Cara melepas Ferite teman-teman yang berhagia tentu mengalami kesulitan dalam melepas Ferite nya bukan...?? sama saya juga awalnya gitu, tapi setelah saya temukan tip dan triknya mudah sekali melepas Ferite tersebut ga sampai lima menit..Nih tak kasih ilmunya tapi jangan bilang bilang ya... klu ada yang tanya suruh aja kesini... heheh... Gini caranya: rebus air sampai mendidih kemudian masukkan trafo yang mau dilepas Feritenya kedalam air panas menggelegak tersebut, tunggu beberapa saat kira kira 1  menit, kemudaian ambil trafo menggunakan tang penjepit, jangan tunggu sampai dingin, justru masih dalam kadaan panas inilah kita mudah melepas feritenya karna parekatnya meleleh. Gunakan alat bantu tang dan obeng tipis untuk menarik ferit. Semoga berhasil…

Tabel Kawat Email dan Kemampuannya


Semoga bermanfaat dan selamat mencoba teman-teman :)

"Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba. Karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil" (Mario Teguh)
Terimakasih Atas Kunjungannya
Judul: Cara Membuat Power Supply Switching Dari Bekas Trafo TV
Ditulis oleh virman nugraha
Rating Blog 5 dari 5
Item Reviewed: Cara Membuat Power Supply Switching Dari Bekas Trafo TV
Semoga artikel Cara Membuat Power Supply Switching Dari Bekas Trafo TV ini bermanfaat bagi saudara. Silahkan membaca artikel kami yang lain.
Iklan

Artikel Terkait

44 komentar:

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

bro,, mau tanya,, harga gacun itu berapa??

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Harganya 16rb kang :)
mau coba buat y kang ?

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

Iya,,, mau tanya nih, kalo misal travonya itu pake travo yoke bisa gak??

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Travo yoke yg buat ngecijin/besarin gambar y ?
Kalau itu bisa kang..selama intinya ferit bisa..

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

oh gitu,, makasih infonya bang,, trus berbagi ilmunya ya,, ini saya TEKAD PRAMONO dari Salatiga :|]

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Iya siap kang..
Makasih sudah berkunjung ke blog saya..
Saya Virman Nugraha dari sumedang :)

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

Iya kang, sama - sama,,

mau tanya lagi nie, cara buat rangkaian optocouplernya itu gmna??

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Saya belum pernah pake optocoupler kang soalnya disinih susah nyari komponennya..
Nanti saya coba trus d share lagi..
Percobaan aja dulu kang..
Buat lilitan 55lilit ct terus buat rangkaiannya..

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

iya kang,, kalo kawat primernya saya pake yang 0,4 mm,, ada efeknya gak kang??

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Saya juga udah pernah pake 0,4 kang,.hasilnya bagus juga..
Kalau efeknya mungkin berpengaruh pada pemakian ukuran kawat di skundernya kalau menurut saya..
Untuk rumus pastinya saya belum tau..

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

kang, nih saya udah nge_lilit travonya udah bener 2 x 55 lilit,, tapi waktu aku coba rangkai, terus aku nyalain kok MCB rumah malah jatuh ya?? Apa mungkin ada kesalahan?? Mohon koreksinya...

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Mungkin mosfet pada gacun/lilitannya primernya short kang..
Coba nyalain dulu rangkaiannya tanda trafo dan gacun..apa mcbnya masih trip ?

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

Saya gak pke pcb kang,, pke kabel aja,,, kalo gitu gacunnya yang rusak ya kang??? wah beli lagi dong...

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Waktu pertama saya buat juga gitu kang..
Gara2 short d kumparan primernya gacunnya langsung rusak..tapi masih bisa d perbaiki kok..
Komponen d gacunnya ada yg kebakar gak ?
Jangan lupa Cek dulu kumparan primernya sebelum ganti gacun kang..

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

resistor yang nyambung ke FET kebakar kang,,, padahal udah saya gulung serapi mungkin,,, cara mengetahui primernya short atau gak gmna kang???

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Berarti mosfetnya juga rusak..
Kalau d cek pake multimeter susah..pasti kebaca short..
Coba d gulung ulang kang..
Trimpot pada gacun d set pukul berapa kang ?

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

trimpotnya gak di ubah2,,, masih mentok ke kiri,,, apa mungkin di travonya yang salah?? karena ferritnya cuma aku ikat pake karet,, gak aku lem

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Kalau saya dulu gara2 trimpot gacunnya d set posisi max kekanan langsung berasap resistornya...
Kayanya bukan masalah feritnya..punya saya juga gak d lem kok..cuma pake solasi aja..
Kayanya emang masalah short d primer kang..

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

oh ya,, saya coba dulu gulung ulang primernya kang,, ntar kalo ada masalah saya tanya lagi ya kang

Rudi Supriadi mengatakan... Balas Komentar

Cara lilit trafonya gimana bang biar berhasil

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Harus d lilit serapih mungkin & jangan sampai tergores kawat emailnya.,.
Kalau kerapihan saya anggap nom 2 (contohnya trafo buatan saya).

restoo azee mengatakan... Balas Komentar

Mau tanya nih Bang, saya udah rakit trafonya 2x55 lilitan primer, waktu di test kumparan skundernya gak keluar tegangan/arus, itu kenapa ya?
lalu saya putar trimpot gacun ke kanan 3/4 putaran eh malah sekring yang di input AC putus, Transistor gacun 2sk962 mati. Mohon bantuanya....

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Gimana kang pramono..udah berhasil..

(maaf baru kebales gak kelihat komennya)

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

.Kalau trimpot gacun masih mentok d kiri tengangannya pasti nol..
Tapi kalau udah di putar kenan misal di posisi tengah pasti keluar tegangan(rangkaian sudah benar)..tapi kalau di putar kekanan langsung putus fusenya berarti masih belum benar d kumparan primernya..

Saran saya gunakan kawat email kecil dulu untuk percobaan..misal primer pake 0,2mm skunder 0,4mm..
Stelah berhasil baru ganti sama yg gedean dikit,

restoo azee mengatakan... Balas Komentar

jadi kalau gulungan primernya kebalik, misal gulungan primer 1 ke kiri dan primer 2 kanan apa berpengaruh?

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Berpengaruh kang..harus searah jarum jam semuanya..

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

Gmna cara gulungnya kang yang benar?? Saya udah ngerusak gacun 2x
padahal primernya udah aku gulung rapi dengan kawat email yang masih baru dan aku kasih isolasi,,

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Mungkin gak cocok trafonya sama frekuensi gacunnya..
Dulu pernah buat pake trafo ferit bekas monitor..gacun malah mati..padahal kawat emailnya baru semua..

restoo azee mengatakan... Balas Komentar

maaf nih bang nanya lagi, kalau regulator tv universal/ac matic DVD di modif tarfonya buat power ampli kuat ngga?

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Kalau regulator tv bisa kang..
Tapi regulator dvd kekecilan trafonya..gak akan kuat untuk power..kalau untuk fan/tc bisa..

restoo azee mengatakan... Balas Komentar

hahay, experimen telah berhasil, ac matic dvd pake trafo tv. Tapi ada yang lucu nih tegangan di sekunder belum mau keluar kalo belum diberi dioda...

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Selamat kang..
Kalau sebelum dioda udah keluar tegangan gak ?

restoo azee mengatakan... Balas Komentar

tegangan di sekunder udah di ukur pake avometer ac dan dc, tapi tegangan belum mau keluar kalo belum melewati dioda.
Apa yang pake gacun juga sama?

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Galau pake gacun keluar tegangan di sebelum sama sesudah diodanya..
Kalau sesudah dioda keluar berapa volt ?

restoo azee mengatakan... Balas Komentar

kalo saya sekunder 1: 4 lilitan sekitar 5,3v buat photocoupler,
Sekunder 2: 2x13 lilitan sekitar 24 v/ct

virman nugraha mengatakan... Balas Komentar

Nanti kapan2 saya coba...
Smps harus di kembangkan di zaman sekarang ini :)

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

Jumlah lilitan primernya berapa kang?? Mau coba pake regulator dvd,,

restoo azee mengatakan... Balas Komentar

bang pram: lilitan mengikuti trafo asli, kalo bisa cari yang pake transistor biar mudah diberi pendingin yang besar sekalian kipasnya....

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

Jadi travo kecil yang ada di regulator di bongkar dulu, terus di hitung gulungannya gitu??

pramono tekad mengatakan... Balas Komentar

hadir lagi kang,, saya udah berhasil tapi pake multi regulator tv,, tapi kok travonya berdesis ya kang?? mungkin bisa bantu kang?? :)

adi silvi mengatakan... Balas Komentar

mohon bantuan gan,saya udah coba berhasil.untuk dapatin arus yg lbh besar gmn gan?misal 10Akeatas.apa gacun msih mampu menyuplaynya?

Sumiati Ithuk mengatakan... Balas Komentar

for adi
bisa saja bahkan ada yang lebih sederhana dari modul gacun, pake transistor sebagai drivernya,

adede Ari gend mengatakan... Balas Komentar

untuk ferit bkas tv max brapa amper bang??? saya masih cari bwat rangkean optocouplernya byar stabil,, mwnya si arusnya diatas 10A mw pke suplay PA,,

syukron habib mengatakan... Balas Komentar

kalo di pake pd rangkain charger bs gak..?

Poskan Komentar

 
Copyright © DHEVIR Blogspot
Designer : Virman Nugraha